Mulai dari kebutuhan pengunjung
Susun halaman berdasarkan pertanyaan yang paling sering muncul: layanan apa yang ditawarkan, siapa pengelolanya, bagaimana proses pemesanan, dan melalui kanal apa tim dapat dihubungi. Gunakan judul yang spesifik serta satu tujuan utama pada setiap halaman. Informasi penting tidak seharusnya hanya tersedia dalam gambar.
Gunakan klaim yang dapat dibuktikan
Jelaskan fitur dan proses sesuai kondisi produk saat ini. Hindari angka pelanggan, hasil peningkatan, sertifikasi, kemitraan, atau jaminan layanan tanpa bukti yang dapat diperiksa. Screenshot harus berasal dari produk sendiri, memakai data demo, dan dilengkapi penjelasan agar tidak menyesatkan.
Lengkapi identitas dan kebijakan
Tampilkan nama pengelola, lokasi yang benar, kanal kontak yang dipantau, kebijakan privasi, dan syarat layanan. Jika usaha belum berbadan hukum, gunakan keterangan faktual dan jangan menyebut bentuk badan hukum yang belum sah. Perbarui informasi ketika legalitas berubah.
Uji sebelum dibuka untuk mesin pencari
Periksa tampilan ponsel, tautan, judul halaman, deskripsi, canonical, dan data terstruktur. Pastikan halaman draf tidak masuk sitemap. Setelah terbit, pantau error dan pertanyaan pengguna, lalu perbaiki konten melalui proses review agar informasi publik tetap konsisten dengan layanan.
